Who What When & Where? Find Events!

Hihihihi Situs Bencong Muke Tembok..

Ya inilah Salah satu sites Misionaris bencong www.isadanislam.com Sites bencong yang di motori oleh Para Staf (admin muke tembok)Yang selalu Ngemis ke Dalam AlQuran untuk Menguatkan Ketuhanan Jesus di Dalam islam tanpa Malu-malu dan tanpa mengkaji terlebih dahulu hmmm hmh.



Sites http://www.isadanislam.com
ini pernah beberapa bulan lalu berdiskusi Dengan penulis lucunya Ketika sites Ini Tidak Bisa menguatkan Ketuhanan Jesus di dalam Bible Mereka Tanpa Malu Malu Merujuk kedalam AlQuran ^_^ Dannnnnnnnnn Ketika di Dalam AlQuranpun Dan ketika di dalam Alquranpun mereka gagal menemukan Ketuhan isa-Almasih Mereka mengunakan Hadist-Hadist Rasul Sebagai Penguat Argumen Mereka ..hihihih Dasar Muke Tembokkkkk


Dan Yang Membuat Penulis tersenyum kepada mereka Tanpa pikir panjang dan tanpa meneliti terlebih dahulu hadist yg mereka gunakan Adalah HADIST PALSU Kelas Ayam Sayur yang biasa di gunakan Kaum Penghujat islam untuk menguatkan ketuhanan jesus...
Seperti Hasil dialog Saya dngn Staf www.isadanislam.com
Dngn Akun Pengguna.


--Noni--
Salma@idionline.info
dan Jason Gillead@idionline.info


hihi Tepuk Jidat dot.Com Ibarat Kata Pepatah Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Di lampau Tapi Apa yang Di Lakukan Saff Isa Dan Islam Ini Adalah Sekali Mendayung Langsung Nyebur Ke Dalem GOT..^_^


Berikut Point-Poin Yang Penulis Ambil dari hasil Diskusi Denagn Situs www.isadanislam.com..

Staf www.Isadanislam.com

"Innamal Masihu 'Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila Maryama wa Rohu, minhu..-'

(Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)-

Mengenai kata ''Kalimat" atau Firman Allah yang menjadi jasad Jesus ini, Drs. Hasbullah Bakry dalam bukunya yang berjudul-"Nabi Isa dalam Al-Quran enz" halaman 109 mengatakan:

"Nabl Isa disebut sebagai Kalimah Allah (Firman Yang Hidup--pen), disebabkan dia adalah penjelmaan dari pada Firman Allah yang ditujukan kepada Maryam untuk mengandung Nabi Isa".



=============================================================




Original Message-----
From: satria [mailto:satria_6972@yahoo.co.id]
Sent: Wed 6/29/2011 6:08 AM To: Masukan
Subject: Dialog Agama - Isa dan Islam:
Ini merupakan pemeriksaan email lewat http://www.isadanislam.com/ dari:

satria

Salamun manitabiul huda.

Dear pengasuh www.isadanislam.com

Isa Faa Innahu Roh ul lah wa kalimatuhu: lihat konteks yang sebenarnya:

* عيسى – ‘Isa
* قال – (Isa) berkata
* يكون – adalah ia (Isa)
* له – bagi-Nya-lah/memiliki
* وعيسى – dan ‘Isa
* وأقسطوا – dan berlaku adil-lah kamu
* وكفى – dan cukup-lah
* وعيسى – dan Isa
* وروح – dan roh
* والروح – dan Roh/Jibril
* واركعي – dan ruku’lah
* واركعوا – dan ruku’lah kamu
* بعيسى – dengan Isa
* بروح – dengan Roh
* بروح – dengan roh pertolongan
* هو – Dia-lah
* قال – ia (Isa) berkata
* عيسى – Isa
* قتلوه – mereka membunuhnya (Isa)
* فيه – padanya (Isa)
* الروح – roh
* روحي – roh-Ku
* روحا – roh/Al Qur’an
* الروح – roh/jibril
* اركعوا – ruku’lah kamu



Dari konteks ayat tersebut tidak mengandung pengertian seperti yang anda Fahami ^_^..

Pengertian yang tersirat dalam ayat tersebut adalah bahwa Allah Ta’ala menyebutkan kata “al Masih” kemudian menggantikan nama itu dengan nama orang (personifikasi), yaitu Isa yang dinasabkan kepada ibunya, Maryam, sebagaimana orang lain dinasabkan kepada ayahnya.



Allah menjadikannya sebagai rasul yang diutus kepada Bani Israil, kemudian penggambarannya disambungkan kepada Allah, maka dikatakan bahwa dia adalah “kalimat Allah” atau dengan kata lain, Allah menciptakannya dengan perkataan “jadilah” (kun), sebagaimana Allah menciptakan Adam dengan kata tersebut tanpa melalui proses pembuahan (tanpa ayah dan ibu), kemudian menggambarkannya sebagai ruh yang diciptakan Allah Ta’ala.

Allah menyebut Isa sebagai Rasul Allah atau orang yang diutus Allah, sebagaimana para rasul yang membawa syariat-Nya yang diutus kepada makhluk-Nya agar mengajak mereka untuk beribadah kepada Allah.



Isa sebagai “kalimat Allah” yang diutus-Nya melalui seorang malaikat. Malaikat itu meniupkan ruh ke dalam perut Maryam sehingga ia mengandung, kemudian Allah menyebutkan bahwa ruh itu berasal berasal dari-Nya, yaitu ruh yang merupakan makhluk ciptaan Allah pula. Maka penamaan “kalimat Allah” merupakan tambahan kemuliaan, seperti yang terdapat dalam kata “Rumah Allah” (Baitullah), “pedang Allah” (saifulah) atau “Unta Allah” (Naaqatallah).



Sedangkan kata “Ruh al Qudus” yang disebutkan Allah Ta’ala “Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus”. (QS Al Baqarah : 87),





‘Isa almasih sebagai Firman Tuhan ITU sebenarnya tidak dikenal didalam Islam, istilah “Firman Tuhan” merupakan terjemahan dari kata “Kalimatuhu” ataupun “Kalimatu Robbi” yang secara terjemahan perkatanya (spell) adalah



“Kalimat-Nya” atau “Kalimat Tuhan”, sebagaimana surah 4 an-nisaa’ ayat 171 :





Innamal masihu ‘isa ibnu maryama rosulullahi kalimatuhu



Sungguh, almasih ‘Isa putera Maryam adalah Rasul Allah dan Kalimat-Nya (Qs. 4 An-nisaa’ : 171)



Beberapa pengertian dari istilah “Kalimat Tuhan” sendiri bisa DI lihat pada ayat al-Qur’an :



Kalimatutul ‘azabi ‘alal kafirin

Telah berlakulah Kalimat azab bagi orang-orang yang kafir. (QS. 39 Az-Zumar : 71)





Wa izibtala Ibrohima Robbuhu bi kalimati fa atammahunna

Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa Kalimat dan tetap dilaksanakannya. (Qs. 2 Al-Baqarah : 124)



Dari contoh persamaan ayat tersebut, bisa diperoleh kesimpulan bahwa istilah Kalimat atau firman Tuhan disini berarti Ketetapan Tuhan kepada makhluk-Nya.



Sehingga dengan demikian maksud dari ayat 171 An-Nisaa’ atau Ali Imran ayat 45 yang menyatakan ‘Isa al-Masih merupakan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam adalah Ketetapan atau keputusan Allah atas kelahiran ‘Isa al-Masih dari diri Maryam yang masih perawan, karena itu saya sepakat dengan ayat berikut ini :

Almasih putera Maryam itu hanyalah salah seorang Rasul seperti para Rasul sebelumnya – yang pernah ada – dan ibunya adalah orang yang sangat benar. (Qs. 5 al-maidah : 75)



Sesungguhnyamisal (penciptaan) Isa di sisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dri tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran: 59)



“ Dan (ingatlah kisah) Maryamyang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam ( Al Anbiyaa': 21)



“Dan ingat ketika Allah berkata: Hai Isa anak Mariam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang: mengangkatku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah? Ia menjawab: Maha Suci Engkau, tidak akan aku mengatakan yang bukan menjadi hakku. Kalaupun aku mengatakannya, tentu Engkau sudah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam hatiku, tapi aku tidak mengetahui apa yang ada di dalam Dirimu. Maha Mengetahui Engkau atas segala yang gaib. Tak ada yang kukatakan kepada mereka, selain daripada yang Kauperintahkan kepadaku; supaya mereka menyembah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, dan akulah saksi mereka selama aku berada di tengah-.engah mereka. Tetapi setelah Kauwafatkan aku, Engkau Pengawas mereka dan Engkau pula yang menyaksikan segala sesuatu. Kalau Engkau siksa mereka, mereka adalah hamba-hambaMu, kalaupun Engkau ampuni mereka, Engkau Penguasa Maha Mulia dan Bijaksana.” (QS, 5:116-118)


9/29/2011 20:33 ICT Noni menulis:

Salam Saudara Satria,
Terimakasih atas pertanyaan saudara berharap saya dapat menolong saudara.
Coba juga saudara membaca Mutiara Hadits 2002 jilid III no.152
Muhammad Berkata; Nafsihi bi yadihi Isabnu Maryama
artinya NAFASKU ADA DI TANGAN ISA PUTERA MARYAM

"Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu'- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik--Mutiara Hadits halaman 353).
Dari Annas ra bahwasanya ada seorang yang datang kepada Rasulullah saw dan berkata :


======================================

Pertama apa Yang ada tulis dalam Kitab Hadits 2002 jilid III no.152
Muhammad Berkata; Nafsihi bi yadihi Isabnu Maryama
artinya NAFASKU ADA DI TANGAN ISA PUTERA MARYAM adalah hadist yang tidak Bersumber dan Dari nas Periwayatpun Tidak ada Bunyi drai hadist Tersebut Ialah


bertaya para sahabat kepada Rasul
Wahai Rasulullah, apakah aku tidak bisa masuk surga karena mukaku yang jelek dan hitam ini? “tanya seseorang.

Laa walladzi nafsi bi yadhi, maa aiganta bi rabbika wa aamanta bimaa jaa’a bihi rasuluhu.

Tidak!! Demi ALLAH yang jiwaku dalam kekuasaan Nya, selama kau yakin pada Tuhanmu dan percaya pada ajaran Rasul Nya.” jawab Rasulullah saw.


dan Yang Ke dua "Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu'- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik--Mutiara Hadits halaman 353).


Sebetulnya Hadist Di Atas Berbunyi :



“Isa faa innahu Roh-ul-Lah wa kalimatuhu”

Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalimat-Nya [ Hadist riwayat Anas bin Malik Hal. 72 ]

Sesuai dari tanggapan saya pertama dari Surah annisa di atas.



Innamal masihu ‘isa ibnu maryama rosulullahi kalimatuhu



Sungguh, almasih ‘Isa putera Maryam adalah Rasul Allah dan Kalimat-Nya (Qs. 4 An-nisaa’ : 171)



Beberapa pengertian dari istilah “Kalimat Tuhan” sendiri bisa DI lihat pada ayat al-Qur’an :



Kalimatutul ‘azabi ‘alal kafirin

Telah berlakulah Kalimat azab bagi orang-orang yang kafir. (QS. 39 Az-Zumar : 71)





Wa izibtala Ibrohima Robbuhu bi kalimati fa atammahunna

Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa Kalimat dan tetap dilaksanakannya. (Qs. 2 Al-Baqarah : 124)



Dari contoh persamaan ayat tersebut, bisa diperoleh kesimpulan bahwa istilah Kalimat atau firman Tuhan disini berarti Ketetapan Tuhan kepada makhluk-Nya.



Sehingga dengan demikian maksud dari ayat 171 An-Nisaa’ atau Ali Imran ayat 45 yang menyatakan ‘Isa al-Masih merupakan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam adalah Ketetapan atau keputusan Allah atas kelahiran ‘Isa al-Masih dari diri Maryam yang masih perawan, karena itu saya sepakat dengan ayat berikut ini :

Almasih putera Maryam itu hanyalah salah seorang Rasul seperti para Rasul sebelumnya – yang pernah ada – dan ibunya adalah orang yang sangat benar. (Qs. 5 al-maidah : 75)


=============================================

ICT Noni menulis:

Dalam Injil Yohannes 1: 1 dan 14 dikatakan demikian:

"Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah". (ayat-1) "Firman itu telah menjadi manu- sia dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih, karunia dan kebenaran. (ayat :14).

Dalam nats ayat ini terungkaplah bahwa makna Jesus itu disebut "Anak Allah". ialah dari hal Firman Allah yang telah menjadi daging dalam kelahiran Jesus Kristus. Dengan lain perkataan juga Jesus dikatakan "Firman yang Hidup 'sebagaimana disebutkan da!am 1 Yohanes 1

Jadi jelaslah bahwa Jesus disebut Anak Allah,

bukanlah bermakna Allah beranak secara biologis sebagaimana sering diartikan orang, bahkan sayapun berpendapat demikian pada mulanya, meiainkan Firman Allah itu telah dinyatakan didalam kelahiran Jesus orang Nazaret atau Almasih Isa Ibnu Maryam

Tercatat bahwa Isa Al-Masih adalah Yang terkemuka bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Berapa lama Isa Al-Masih terkemuka di akhirat? dan mengapa Dia yang terkemuka di dunia dan akhirat? apa arti terkemuka? dimana tempat orang yang terkemuka?

Kemudian Isa dijuluki Al-Masih ( Qs 3:45) "Massih" artinya juruselamat yang dijanjikan untuk menghapuskan dosa manusia. Apakah ada nabi yang dijuluki "Al-Masih" Juga dalam ayat 45 Isa Al-Masih Suci tidak berdosa. Adakah nabi yang suci? Adam saja yang diciptakan langsung oleh Allah masih berdosa lihatlah dalam Qs 20:21. Dan nabi saudara yang paling agungpun memerlukan pengampunan dosa, lihatlah Qs 48:2. Hanya Isa Al-Masih yang suci.

Dimana Isa Al-Masih sekarang? di sorga. Menurut kitab saudara Isa Al-Masih berasal dari sorga dan kini tinggal di sorga. Apakah Ia tahu jalan ke sorga? Kunjungillah url http://isadanislam.com/tanya-jawab/isa-al-masih/79-benarkah-isa-al-masih-adalah-manifestasi-dari-allah

Saya berharap penjelasan di atas dapat memberi pandangan baru bagi Saudara. Jika berkenan silakan Saudara membaca dan merenungkan Jalan Keselamatan pada situs http://isadanislam.com/jalan-keselamatanatau mengikuti kursus "Dialog Agama - Isa dan Islam pada situs http://www.isadanislamstudi.com . Kiranya dengan mempelajari dan merenungkan isi dari situs ini Saudara akan mendapat berkah dari Allah.

Wassalam,

=========================================

=========================================================================





Tanggapan Saya : A ) Jika tidak keberatan saya coba paste-kan ayat dari Injil ini mulai yang pertama dulu …

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.





Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan – Perjanjian Baru : Kitab Injil Yohanes 1:1-3

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaannya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadanya

sebagai Anak Tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran – Perjanjian Baru : Kitab Injil Yohanes 1:14

Analisa awal yang perlu dicatat dari Kitab Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 s/d 3 dan ayat 14 diatas bahwa kesaksian tersebut bukan berasal dari

mulut Yesus langsung, akan tetapi hal tersebut tulisan maupun ucapan dari Yohanes sang pengarang Injil tersebut, dan tidak ada dasar yang bisa dijadikan argumen kuat bahwa kalimat itu didiktekan oleh Yesus kepada Yohanes agar dituliskan didalam Injil karangannya.

Analisa berikutnya, mari kita bahas isi dari ayat 1 s/d 3 dari kitab Injil Yohanes diatas :



Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah – Kitab Injil Yohanes 1:1 -



Apa Sich yang dimaksud dengan Firman ini ????????????????





Saya coba melihat ayat tersebut dalam Alkitab berbahasa Inggris (yang disebut The Bible) dan pilihan saya adalah SABDA yang saya pesan langsung secara gratis dari Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Surakarta yang pembuatannya berada dibawah pengawasan OnLine Bible Canada dan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), dalam hal ini saya mengambil terjemahan Injil versi King James 1769 Authorised Version dan Darby Translation 18898 yang menjadi panduan mayoritas umat Kristen seluruh dunia :

In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.





The same was in the beginning with God.

All things were made by him;

and without him was not any thing made that was made.

Disini istilah “Firman” diterjemahkan sebagai “Word”.





Istilah “Word” dalam kamus Inggris-Indonesia karya John M. Echols dan Hassan Shadily terbitan PT. Gramedia Jakarta cetakan XVIII Agustus

1990 hal 652 memiliki arti “kata, perkataan, sepatah kata, kabar, sabda, janji, pesan atau perintah”.

Dengan demikian, Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 s.d. 3 itu bisa juga dibaca demikian :



Pada mulanya adalah Sabda/ Janji





Sabda/ Janji itu bersama-sama dengan Allah

dan Sabda/ Janji itu adalah Allah

– Kitab Injil Yohanes 1:1 -

Kita perhatikan bahwa teks diatas memiliki kata sambung “dengan” sehingga antara subjek Firman dan objek Allah dihubungkan melalui kata





Sambung.

Sekarang, jika ada orang berkata :



ANDA Bersama-sama dengan SAYA.

Maka kita semua bisa mengerti bahwa kalimat itu sebenarnya bermaksud menjelaskan adanya dua orang yang berbeda, yaitu ANDA dan SAYA yang sedang bersama-sama.



Jelas sekali bahwa ANDA bukanlah SAYA dan sebaliknya SAYA pasti bukan ANDA !!!



Dari persamaan ini kita kembali pada konteks ayat Injil Yohanes 1:1





sehingga bisa kita simpulkan bahwa teks Firman itu bersama-sama dengan Allah memiliki arti bahwa Firman atau Sabda atau Janji tersebut bukanlah Allah dan sebaliknya Allah pasti bukanlah Firman.

Jadi apa maksud teks dalam Injil Yohanes tersebut ?





Saya memahaminya begini :

Sejak dari permulaan Allah telah bersabda atau berjanji kepada Diri-Nya sendiri dan Sabda-Nya itu pasti terjadi hanya menunggu saat yang cocok untuk menepatinya, karena begitulah Allah itu Maha Penepat Janji (al-Mujib).



Apa janji atau Sabda Tuhan tersebut ?





Kita kembali pada cerita Injil Lukas pasal 1 ayat 30 dan ayat 31, yaitu menciptakan seorang manusia bernama Yesus yang lahir dari rahim seorang perawan.

Itulah juga maksud dari Injil Yohanes pasal 1 ayat 14 :



Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita – Injil Yohanes 1:14



Artinya janji tersebut telah ditunaikan dengan kelahiran Yesus yang Kalimat Firman bersama Allah atau A # B mengandung arti ada dua individu yang berbeda pada saat bersamaan, yaitu Allah dan Firman.

Intinya : Firman itu adalah keputusan yang telah ditetapkan ada dan harus terjadi oleh Allah yang Maha Kuasa, yaitu kelahiran Yesus dariseorang perawan bernama Maria.



Lalu istilah Jesus yang di Sebut Anak Allah. Salah satu gelar yang diberikan kepada Yesus adalah Anak Allah.Sebelum kerasulan Yesus dan pada masa kerasulan Yesus,gelar anak Allah ini tidakmemberikan arti dan konotasi kesyirikan,



orang-orang Yahudi dan Israel sangat paham bahwa istilah anak Allah adalah simbolik

belaka, mereka memahami seseorang dengan gelar anak Allah, berarti ia adalah orang yang sangat diperhatikan Allah, dibimbing secara langsung, diunggulkan dari manusia lain, diberi wahyu atau pendek kata Anak Allah adalah hamba pilihan Allah.



Tetapi 40 tahun setelah kerasulan Yesus, yaitu ketika agama Kristen lahir

dan mulai dianut oleh orang-orang penyembah berhala maka gelar anak Allah tersebut mulai bergeser

maknanya, yang semula berarti hamba Allah kini mulai menjadi bermakna kesyirikan, yaitu Yesus

sebagai Tuhan karena dia adalah Anak Allah.





Gelar anak Allah ini

Bukan Hanya Jesus Saja tetapi nabi-nabi yang lain juga mendapatkan gelar anak Allah.



Ga Percaya ??

Gelar Anak Allah kepada



Nabi Ya'kub :Israel (Yakub) ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung Keluaran 4:22-23



Gelar Anak Allah kepada Nabi Daud :



"Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. " Samuel 7:13



Gelar Anak Allah kepada Nabi Adam :



"anak Adam, anak Allah,Lukas 3:38



Gelar Anak Allah kepada orang-orang Israel :



"datanglah anak-nak Allah menghadap Tuhan. Ayub 1:6



Jadi kalau ingin konsisten Yesus sebagai Tuhan karena gelar anak Allah,

Maka nabi Adam, Yakub, Daud dan orang-orang Israel juga

harus dijadikan Tuhan karena mereka juga mendapatkan gelar anak Allah, Sehingga ada tuhan Adam, tuhan Yakub, tuhan Daud dan tuhan Israel,



bahkan yang lebih mencengangkan lagi firman Allah kepada Nabi Daud :



"Anak-Ku engkau ! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini (Mazmur 2:7)



Pada ayat tersebut sangat ekstrim dan amat jelas nabi Daud disebut sebagai anak Allah bahkan dikatakan

selanjutnya telah Kuperanakkan,



Semestinya Nabi Daud lebih dulu dijadikan Tuhan ketimbang

Yesus, karena tidak ada ayat tentang Yesus se-ekstrim Nabi Daud dan Yesus sendiri

sebenarnya tidak pernah mengatakan dirinya se-bagai

anak Allah bahkan secara lembut Yesus malah

mengalihkan penyebutan anak Allah bagi dirinya menjadi anak manusia :



'' apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak", Jawab Yesus:



" kamu akan melihat Anak Manusia duduk

di sebelah kanan Yang Mahakuasa. (Matius 26:63-64)



Nah Rupanya Yesus tidak ingin umatnya salah paham dlm memaknai anak Allah

sehingga Yesus harus mengalihkan penyebutan dirinya menjadi anak manusia, Yesus juga menyebut dirinya di banyak

ayat dengan sebutan anak manusia sebagai bukti bahwa dirinya memang anak manusia berikut ini

beberapa contoh dari sekian banyak ayat Yesus menyebut dirinya sebagai anak manusia :



Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia

(Yesus) tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Matius 8:20)



Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka:



"Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan

manusia (Matius 17:22)
=======================================================


berhubung sudah Lama Sekali tidak ada Tanggapan dari pengasuh sites isadanislam maka Saya putuskan situs Ini Tidak Lebih dari situs Bencong bermodal Nekat

Semoga Allah Menurunkan Hidayah bagi mereka yang ingin Mencari Jati diri dan kebenaran.


وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُوَ يُدْعَى إِلَى الْإِسْلَامِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (7) يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ [الصف : 7 ، 8]

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya.(QS. Ash-Shaff [61] : 7-8)

Semoga Allah Menurunkan Hidayah bagi mereka yang ingin Mencari Jati diri dan kebenaran.
Amin

“Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu
sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang
sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian
perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).” (QS. Al-Maidah: 175)

Yahoo http://id.mg60.mail.yahoo.com/neo/launch


Google Translite.



English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google